0 di keranjang

Tidak ada produk dalam keranjang.

PEKALONGAN SEBAGAI KOTA BATIK

Seleksi Dan Persiapan Kain Untuk Menjadi Kain Batik

Bahan-bahan alami seperti katun atau sutera digunakan untuk bahan kain dalam membatik. Bahan kain katun dan sutera dipilih karena dapat menyerap lilin atau malam batik yang diterapkan dalam proses menolak pewarna. Kain harus konstruksi tenun dengan kepadatan yang tinggi. Adalah penting bahwa kain berkualitas tinggi memiliki konstruksi kain yang tinggi ini sehingga kualitas desain yang rumit dari batik dapat ditonjolkan pada kain.

Menerapkan lilin atau malam batik dengan menggunakan canting batik di kain batik kemudian dilakukan pewarnaan. Sebelum proses pembatikan maka Kain batik akan dicuci dan apabila perlu akan direbus dalam air berkali-kali sebelum penerapan lilin atau malam batik sehingga semua jejak pati dan kanji akan hilang di media bahan kain.

Sebelum adanya pelaksanaan teknik modern dan perkembangan bahan kain yang berkualitas, bahan kain ditumbuk dengan palu kayu atau disetrika agar halus dan lentur sehingga bahan kain dapat menerima dan menyerap lilin atau malam batik. Dengan mesin tekstil saat ini yang mengalami perkembangan pesat maka kualitas bahan katun juga semakin halus dan bagus sehingga proses setrika dan bahan kain ditumbuk dapat dihilangkan pada proses batik.

Standar industri yang ketat membedakan kualitas yang berbeda dari kain yang digunakan saat ini untuk kain batik, yang meliputi Primissima (yang terbaik) dan Prima. Kualitas kain yang digunakan untuk kain batik terkadang ditulis di tepi desain. Sebuah kain kualitas yang lebih rendah yang sering digunakan pembatikan adalah kain Blaco.

Dan jangan lupa untuk membagikan artikel ini ke teman – teman anda melalui Facebook, Twitter, Google+ dan Pinterest dengan menekan tombol Facebook, Twitter, Google+ dan Pinterest di bawah artikel ini.

Tag: